Sejarah

Sejarah Berdirinya Perguruan Tamansiswa Cabang Banjarnegara

a. ) Periode Tahun 1950 – 1969
Perguruan tamansiswa Cabang Banjarnegara mempunyai riwayat yang
cukup panjang yang di prakasai oleh beberapa staff KODIM dan toko – toko lainnya, Bapak Suwandi, dan Bapak Slamet.
Kemudian terhitung mulai tanggal 1 Maret 1950 oleh Majelis Luhur tamansiswa Yogyakarta yang pada waktu itu diketahui oleh Ki Sedarminto menunjuk Ki Soewono sebagai ketua perguruan Tamansiswa Cabang Banjarnegara dan sekaligus menjadi ketua bagian Taman Dewasa, hal ini mengingatkan bahwa pada waktu itu jumlah pamong terbatas hingga beliau merangkap jabatan seperti tertulis di atas.
Pada bulan april 1950 Perguruan Tamansiswa Cabang banjarnegara membentuk keluarga Tamansiswa dengan maksud sebagai pendamping perguruan dengan nama ikatan keluarga Tamansiswa, yang pengurusnya antara lain :
1. Bapak Soewardi
2. Bapak Arisman
3. Bapak Achmad, dll.
Perkembangan Perguruan Tamansiswa Cabang Banjarnegara, bagian Taman Dewasa makin tahun makin pesat, hal ini terbukti jumlah siswa yang berguru di Taman Dewasa semakin banyak sehingga mampu bersaing dengan SMP Negeri 1 Banjarnegara baik kwalitas maupun kwantitas.
Pada awalnya Taman Dewasa menempati tanah dan bangunan dalam kondisi / keadaan rusak dan memprihatinkan yaitu milik / haknya OEY THAIM OEN. Kemudian pada tanggal 18 April 1952 Perguruan Tamansiswa Cabang Banjarnegara berhasil membeli sebidang tanah seluas 6.766 m dengan bangunan gedung dipakai secara gotong royong dan milik saudara ABDUL GHANI Penduduk Desa Krandegan Kecamatan Banjarnegara, tanah tersebut terdaftar pada leter CNO 382 yang terletak di jalan Mayjen Panjaitan no. 29 telp. 591304 sebelah timur makodim 0704 Banjarnegara.
Tahun 1960 Ki Soepangat Hardi Wardoyo masa baktinya habis, kemudian atas sk pp kuper (KODIM) memerintahkan kepada bapak Sumardi ( Kepala SMP N 1 Banjarnegara ) agar TAMAN DEWASA ditutup Karena tidak mungkin lagi untuk berjalan. Kemudian oleh Bapak Soemardi selaku pembibing dan pembina Taman Dewasa maka siswa – siswanya di limpahkan ke SPG yang sekarang menjadi kantor kepala dinas P dan K Kabupaten Banjarnegara.

b. ) Periode Tahun 1969 – 1988
Ditutupnya Taman Dewasa masih meninggalkan fasilitas yaitu bedug ( gedeng)
5 lokal, 3 lokal untuk kelas, satu lokal kantor dan satu lokal perumahan. Meja dan kursi 75 pasang, sedangkan untuk keperluan operasional ( kapur, kertas,dan lain – lain )
Saat masih berdiri dibantu dari SMEA Negeri yang kebetulan pada waktu itu di kepalai oleh
Ki Soegir Wartono. BA perli diketahui juga untuk menarik masyarakat agar putra dan putrinya di sekolahkan di Tamansiswa dan untuk proses belajar mengajar siang hari.

Pada tahun 1974 terjadi peralihan kepemimpinan di majelis cabang karena masa bakti habis, berdasarkan kemufakatan dan pemilihan pengurus untuk masa bakti periode 1974 – 1975 diangkat dan dipilih sebagai ketua perguruan adalah Ki Soegir Wartono. BA. Pada tahun 1974 didirikan Taman Dewasa ( SMP Tamansiswa ) dan pada tahun ini jumlah siswa yang ditampung sekitar 30 anak dengan jumlah pamong sekitar 10 orang yang menjabat sebagai ketua bagian adalah Ki Soewaedi sampai tahun 1975.
Pada awal tahun ajaran 1976 jabatan ketua bagian Taman Dewasa ini tidak seperti TKME ( SMEA ) Tamansiswa bahkan sangat memprihatinkan sampai saat ini. Kemudian tahun 1982 Ki B. Adnan Widodo, B.Sc diangkat sebagai ketua bagian Taman Dewasa hingga bulan juli 1982. Berdasarkan rapat pemilihan Pengurus Majelis Cabang pada tahun 1982 di putuskan dan diangkat Nyi Suharni untuk menjabat ketua bagian Taman Dewasa hingga tahun 2002.

c. ) Periode Tahun 1988 – Sekarang
Perkembangan dan kemajuan Tamansiswa Cabang Banjarnegara semakin pesat maka perlu manajemen yang baik dan handal agar di masa yang akan datang mampu bersaing dengan sekolah – sekolah yang lain yang ada di sekitar Kabupaten Banjarnegara serta mampu menghasilkan anak didik yang siap pakai dan profesional. Oleh karena itu, sistem manajemen perlu disesuaikan dengan perkembangan alam dan zaman. Perguruan Tamansiswa resmi membuka cabang banjarnegara pada tanggal 2 Januari 1970.