Bimtek siswa sebagai agen duta atau agen perubahan anti perundungan

TAMBARA : Perundungan atau Bullying adalah perilaku atau tindakan agresif yang melibatkan ketidakseimbangan kekuatan sehingga merugikan orang lain.  Perundungan biasanya juga dilakukan secara berulang. Ada berbagai jenis perundungan diantaranta perundungan fisik, perundungan verbal, perundungan sosial, perundungan dunia maya  Cyberbullying dan perundungan seksual. Dari perilaku perundungan tersebut menyebabkan depresi, kecemasan, keluhan kesehatan dan prestasi akademik dapat menurun. Tidak hanya terjadi pada korban tetapi juga berdampak pada pelaku perundungan seperti melakukan hal yang sama hingga dewasa dan lebih parahnya lagi menjadikannya seorang kriminal. Selain itu dampak bagi anak yang menyaksikan tindakan tersebut diantaranya ia akan meniru perilaku bullying atau merasakan hal depresi yang dialami korban bullying, menjadi tertekan dan spresi serta rasa takut.

Dari gambaran tersebut peran kita sebagai warga sekolah anti perundungan, yaitu membimbing atau memberi nasihat dan mengarahkan serta membina siswa sehingga dapat mengatasi kasus atau masalah yang terjadi mengenai bullying dan agar dapat meminimalisir bullying yang terjadi disekolah.

SMKS Tamansiswa Banjarnegara sebagai sekolah anti perundungan memiliki program salah satunya yaitu pembentukan Agen Perubahan. Yang terdiri dari 30 siswa perwakilan setiap kelas. Yang nantinya akan melakukan sosialisai kepada sesama siswa.

0Shares